Best Blogger Template

Berharap mereka bahagia

Ibu,,
Ayah,,
Harapan yang terpatri untuk kami selalu terpancung kuat dalam doamu..
doa yang tidak kami ketahui penatnya tangan tengadah, air mata menetes membasahi pipimu nan kian keriput.
sungguh, betapa aku merasakan harapan itu,,
to be continue

Read More

Muhasabah

Munsyid : Kahfi



Alangkah indah jika diri mampu mengisi hembusan nafas dengan bertasbih..
Sebelum terbitnya fajar sebelum terbenamnya sang mentari

Seiring denyutan nadi terpancar rohani tenggelamnya diri dalam dzikrulloh
Muhasabah diri tundukkan hati bersujud bersunyi

Alangkah bertuah diri ini jika hingga ke akhir hayat kita dalam dzikrulloh
Bibir yang basah dengan sahadah menjadi penyudah melangkah ke gerbang alam barzah

Seiring denyutan nadi terpancar rohani tenggelamnya diri dalam dzikrulloh
Tibanya hari muhasabah diri tunduknya hati
Seiring denyutan nadi terpancar rohani tenggelamnya diri dalam dzikrulloh
Tibanya hari muhasabah diri tunduknya hati

ooo
Sesungguhnya apa yang lebih berarti bagi insani
Melainkan hanya mengharap limpah RidhoNya...

Seiring denyutan nadi terpancar rohani tenggelamnya diri dalam dzikrulloh
Tibanya hari tundukkan hati bersujud bersunyi

Seiring denyutan nadi terpancar rohani tenggelamnya diri dalam dzikrulloh
Bibir yang basah dengan sahadah terpancar indah

Seiring denyutan nadi terpancar rohani tenggelamnya diri dalam dzikrulloh
Bibir yang basah dengan sahadah menjadi penyudah melangkah ke gerbang alam barzakh..

Seiring denyutan nadi terpancar rohani tenggelamnya diri dalam dzikrulloh
Tibanya hari tundukkan hati bersujud bersunyi

Alangkah bertuah diri ini jika hingga ke akhir hayat kita dalam dzikrulloh
Bibir yang basah dengan sahadah terpancar indah

Seiring denyutan nadi terpancar rohani
Bibir yang basah dengan sahadah menjadi penyudah melangkah ke gerbang alam barzakh..

Read More

Warna Warna Cinta

Album : Brothers Reunited
Munsyid : Brothers



Mereka berkata
Hidup perlukan cinta
Agar sejahtera aman dan bahagia
Andai tiada atau pudar warnanya
Meranalah jiwa gelaplah dunia

Warna-warna cinta
Yang terlukis di hatimu
Semat pada senyuman dan tangismu
Agar mewarnai
Jiwamu yang tulus
Seperti sang pelangi selepas gerimis

Mereka berkata
Cinta itu merah
Mengalir bersama titisan yang sempurna
Cinta berharga bila sudah tiada
Menjadi sejarah yang mungkin kan di lupa

Apa warna cinta
Bila hidup sengketa
Kabur warnanya

Warna-warna cinta
Yang terlukis di hatimu
Semat pada senyuman dan tangismu
Agar mewarnai jiwamu yang tulus
Seperti sang pelangi selepas gerimis
Uuuuu? selepas gerimis

Read More

Tanpa-Mu

Resah dan gelisah ku rasa
Hidup penuh pancaroba

Roda masa pantas berputar
Menduga iman di dada
Daku yang lena dan terleka
Tenggelam di lautan dunia
Kabur pandangan mataku
Pada nikmat yang menggunung

Mendustakan kurniaanMu
Tiba murkamu menghukum
Keangkuhanku kian hancur
Lantas ku jatuh dan tersungkur

TanpaMu kasih (Oh Kekasih)
Ku tak berdaya (Ku terpedaya)
Hilang punca dan arah (Pada helah dusta dunia)
Hanyut alpa di arus bergelora

Kasih (Oh Kekasih)
Daku derita (Tangisku hiba)
Lemah dalam sengsara (Dan mengalir oh air mata)
Jiwa dan tubuh kepedihan
Terseksa, terhukum

Menanggung kifarah dariMu
Telah ku lalui semalam
Jalanan kelam dan suram
Lampaui batasan insan
KeagunganMu kulupakan
Rahmat dariMu kudambakan
KeampunanMu kupohonkan

Tuhan, ku tak berdaya
Tempuh segala
Tanpa kasihMu

Hatiku ini merindu
Sinar cintaMu Yang Agung
Pasrah merayu redhaMu
Ampuni dosa-dosaku
Rahmat dariMu ku dambakan
KeampunanMu ku pohonkan

Read More

Jalanku Pulang (UNIC)

Tundukku malu didepanMu

kernaku insan berdosa

kuadukan sesalanku apakah kan Kau terima

kesunyian ini sedarkan diriku yang lena

tinggalkan semalam yang nanah

lantas meratap hina kan ku pada sempurnaMu,

terpaut aku tak berpaling

bersyukur hanya padaMu tuhan kau temukan laluan bermula

Dan cintaMu bagai air di tandus sahara yang melepas dahaga

suburkan cahaya menerangi langkahku

semaikan segala hiasan indah cintaMu

ku mohon kau tenangkan resah hatiku yang rawan

bimbang Kau singkirkan taubatku

kurayu Kau hulurkan keampunanMu padaku

kelakku zalimi diriku

Janjiku padaMu abdikan seluruh jiwa

sehingga masanya kau seru hujung nyawaku

Tak jemu dimanakah hentinya rayuan taubatku padaMu

Read More

Jika seseorang di antara kita ingin mengetahui kedudukannya di sisi Allah Ta'ala, hendaknya dia melihat kedudukan Allah di hatinya

"Butalah mata yang tak (dapat) melihat-Mu, mata yang senantiasa diawasi. .......
Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarakatuhu...
Bismillaahirrohmaanirrohiim ......

Oleh: Sulistyo --- Koordinator YLC

"Hati adalah tempat suci Allah,
maka janganlah engkau menempatkan (sesuatu) di tempat suci Allah,
selain Allah." (Al-hadis).

Cinta kepada Allah merupakan puncak dalam beribadah. Dalam makna hadis dikatakan ibadah tertinggi adalah ibadah yang dilakukan penuh dengan kecintaan kepada Allah Swt. Setiap orang memiliki tingkatan-tingkatan dalam mencintai Allah Swt.

Seseorang bertanya kepada Khalifah Ali bin Abi Thalib kw, tentang tingkatan para pecinta. Imam berkat, "Tingkatan terendah mereka adalah orang yang menganggap kecil ketaatannya dan menganggap besar dosanya; dia beranggapan bahwa tidak ada di dalam dua rumah yang diambil selain-Nya." Orang tersebut kemudian pingsan. Setelah siuman, dia bertanya kembali, "Adakah derajat yang lebih tinggi dari itu?" Imam menjawab, "Ya, 70 derajat (peringkat)."
Hati yang Sehat sumber Cinta pada Allah Swt.

Hati yang sehat (qobun salim) adalah hati yang selalu dibersihkan dari selain Allah. Hati ini senantiasa bertasbih, mensucikan asma-asma-Nya. Dalam hadis dikatakan, "Hati yang sehat adalah (hati) yang bertemu dengan Tuhannya dan tiada sesuatu selain-Nya di dalamnya. Setiap hati yang di dalamnya (terdapat) syirik atau keraguan (syak), ia akan terjatuh. Dan sesungguhnya mereka hendak meninggalkan kesenangan duniawi agar hati mereka menjadi kosong untuk akhirat."

Jika seseorang di antara kita ingin mengetahui kedudukannya di sisi Allah Ta'ala, hendaknya dia melihat kedudukan Allah di hatinya; ini akan menyingkap nisbat keselamatan dalam hati tersebut.

Jika kita mencintai seseorang, pasti di hati kita, dalam pikiran kita selalu berkecamuk dia yang kita cintai. Bahkan hati kita seolah hanya memikirkannya. Begitu juga dengan cinta kita kepada Allah Swt, terlihat dari sampai di mana Dia berada di hati kita. Dalam hadis dijelaskan, "Barangsiapa ingin mengetahui bagaimana kedudukannya di sisi Allah, lihatlah bagaimana kedudukan Allah di sisinya. Sebab, sesungguhnya setiap orang bebas untuk memilih (di antara) dua perkara; dunia dan akhirat. Karena itu, pilihlah perkara akhirat atas dunia, (sebab) itulah yang dicintai Allah. Dan orang yang memilih perkara dunia, maka tiada kedudukan bagi Allah di sisinya."

Tanda lain agar kita mengetahui apakah Allah selalu ada di hati kita adalah, apakah kita senantiasa berzikir, mengingat Allah tabaroka wa ta’ala. Zikir dapat mengantarkan cinta kepada Allah Swt. Rasulullah saw bersabda, "Tanda cinta kepada Allah Ta'ala adalah mencintai zikir kepada Allah, dan tanda benci kepada Allah Ta'ala adalah membenci zikir kepada Allah 'Azza wa Jalla."

Kemudian, jika kita mencintai seseorang kita akan rela bersusah payah untuk kekasih kita. Kita bekerja tanpa kenal lelah mencari nafkah untuk keluarga kita karena kita mencintai mereka. Kita rela menderita untuk orang-orang yang kita cintai. Karena itu ciri lain hati yang penuh cinta kepada Allah Swt adalah hati menyukai berlelah-lelah untuk Allah. Rasulullah menjelaskan, "Hati yang mencintai Allah adalah hati yang mencintai banyak berlelah-lelah untuk Allah, dan hati yang memalingkan perhatian dari Allah adalah hati yang mencintai kesenangan. Karena itu, wahai anak Adam, janganlah engkau menyangka bahwa engkau (dapat) mengetahui kedalaman sumur tanpa bersusah-payah. Sebab, sesungguhnya kebenaran (al-Haq) adalah sangat berat sekali."

Dalam untaian munajat cinta kepada Allah Swt terucap,
"Butalah mata yang tak (dapat) melihat-Mu, mata yang senantiasa diawasi. Dan merugilah perdagangan seorang hamba yang tidak membuatnya cinta kepada-Mu, sebagai bagian dari keuntungannya." "Apa yang tertinggal setelah kehilangan-Mu, dan apa yang hilang setelah kehadiran-Mu?"

Sungguh hati yang penuh cinta kepada Tuhannya, akan senantiasa bersih dan terhindar dari kekotoran. Wallahu a’lam bi ash-shawab.

Subhanallah Walhamdulillah Wa Laa Ilaaha Illallah Wallahu Akbar, Wa Laa Haula Wa Laa Quwwata Illaa Billah..!!!!!!!


http://www.yasmin-barbeku.org/profil-mainmenu-28/pengurus-mainmenu-29/beranda-mainmenu-1/3-samudra-hikmah/393-hati-yang-cinta-kepada-allah-swt.html
=============
Jika seseorang di antara kita ingin mengetahui kedudukannya di sisi Allah Ta'ala, hendaknya dia melihat kedudukan Allah di hatinya; ini akan menyingkap nisbat keselamatan dalam hati tersebut.

Read More